Contact Us

SMS & Whatapps

0821 123 777 33
(Utk telp di luar jam kerja)

Pin BB : 7D0209D4

Marketing : Nina

e-mail :
ternaklelesangkuriang
@gmail.com

Jadwal Pelatihan

Budidaya Lele Sangkuriang
Segment Pembesaran :
1. Tgl. 24 Agt 14
2. Tgl. 7 Sept 14
3. Tgl. 21 Sept 14
4. Tgl. 12 Okt 14
5. Tgl 26 Okt 14

Segment Pembenihan :
1. Tgl. 15-17 Agt 14
2. Tgl. 29-31 Agt 14
3. Tgl. 5-7 Sept 14
4. Tgl. 19-21 Sept 14
5. Tgl 26-28 Sept 14

Bakso Lele Yang Rendah Kolesterol

Bakso Lele Rendah Kolesterol

Bakso Lele Rendah Kolesterol

 

Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung baru-baru ini menciptakan bakso lele rendah kolesterol. Produk ini hasil penelitian Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) yang didanai Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Tim PKMK yang terdiri dari Ferdian, Nilafia Nilotika, Siti Aprilia dan Azul Zumajah.

Ferdian mengatakan, timnya mengajukan proposal ke Dikti untuk bidang PKMK dengan materi pemanfaatan ikan lele menjadi bakso sehat dengan penambahan labu siam. Setelah bersaing dengan ratusan proposal dari berbagai perguruan tinggi, proposal mereka lolos dan mendapatkan Rp. 6 juta untuk meneliti dan mempromosikan produk.

Menurut Ferdian, ikan merupakan sumber protein hewani yang sumber dayanya melimpah di Lampung ini, termasuk ikan lele. Namun, selama ini yang banyak diolah hanya lele berukuran kecil dan sedang menjadi pecel lele. Sedangkan lele jumbo yang berukuran cukup besar tidak diolah dengan optimal. Padahal, dari nilai gizi, lele mengandung 10% protein hewani yang sangat baik untuk ibu hamil dan anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Untuk itu, lele jumbo diolah menjadi bakso agar disenangi oleh masyarakat.

” Bakso sudah menjadi makanan favorit di masyarakat kita. Cuma, kalau makan bakso daging sapi secara berlebihan, bisa berbahaya untuk kesehatan karena kolesterolnya tinggi,” kata Ferdian.

Berbeda dengan bakso lele yang rendah kolesterol dan diolah dengan rempah alami. Campuran labu siam untuk menghilangkan bau amis dan bau lumpur pada lele juga berfungsi sebagai obat panas dalam, diabetes, dan memperlancar proses pencernaan. Bakso lele dikemas dengan plastik pasteurisasi dan dibungkus dalam kondisi vakum. Karena itu walaupun tanpa bahan pengawet, bakso ini tahan selama dua minggu bila disimpan dalam lemari pendingin. Pada suhu ruang, awet selama dua hari.

Menurut ferdian, proses pembuatan bakso lele ini cukup mudah. pertama-tama, ikan lele dibersihkan kemudian dipisahkan antara daging dan tulangnya. Labu siam dikupas dan di cuci bersih dihaluskan. Siapkan bumbu bawang merah, bawang putih, lada, jahe, dan garam. Campur lele dan bumbu serta haluskan dengan menggunakan penggiling daging atau blender. Sedikit demi sedikit tambahkan labu siam dan tepung tapioka. Selama pengeringan tambahkan batu es sedikit demi sedikit sebanyak 7%. Penambahan es batu ini untuk mempertahankan kadar protein lele tetap tinggi. Selanjutnya cetak dengan menggunakan alat pencetak bakso atau secara manual. Kemudian masukkan dalam air panas, bakso yang matang akan terapung ke permukaan. “Bakso lele ini sudah kami pomosikan ke mahasiswa dan masyarakat umum pada minggu lalu, ternyata masyarakat cukup senang dengan bakso lele ini,” kata Dia.

 

Sumber :

http://www.ciputraentrepreneurship.com/produk/inovatif/2789-bakso-lele-yang-redah-kolesterol.html

Untuk panganan lain dapat dilihat di buku resep Aneka Masakan Dari Lele

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

4 langkah

Empat langkah mudah memulai ternak lele sangkuriang

1. Sediakan lahan
2. Sumber air bersih
3. Modal
4. Ikuti trainingnya