Jadwal Pelatihan

Budidaya Lele Sangkuriang
Segment Pembesaran :
1. Tgl. 24 Agt 14
2. Tgl. 7 Sept 14
3. Tgl. 21 Sept 14
4. Tgl. 12 Okt 14
5. Tgl 26 Okt 14

Segment Pembenihan :
1. Tgl. 15-17 Agt 14
2. Tgl. 29-31 Agt 14
3. Tgl. 5-7 Sept 14
4. Tgl. 19-21 Sept 14
5. Tgl 26-28 Sept 14

Posts Tagged ‘Lele’

Lele Kering Sambal Ijo

Pernahkah anda makan ikan lele yang di keringkan ?  Bagi pencinta masakan lele, mungkin makanan ini sudah tak asing lagi.. Tapi… pernahkan anda makan ikan lele sangkuriang yang di keringkan ? Mungkin tidak semua pencinta masakan lele pernah memakannya, termasuk saya.

Ya! ternyata selain di suguhkan dalam kondisi fresh, lele sangkuriang juga bisa di olah menjadi lele sangkuriang kering seperti ikan asin pada umumnya.

Nah.. beberapa waktu yang lalu saya di  beri oleh-oleh lele sangkuriang kering. Berhubung ini baru pertamakali, bahkan saya baru tahu ada lele kering, saya juga bingung mau di apain ini lele sangkuriang kering.

Mencoba ber-eksperimen.. Percuma dong berdarah padang, tetapi tidak bisa mengolah lele sangkuriang kering… Wah… bisa-bisa saya di pecat jadi orang padang.. Hehe… Saya mencoba membuat menu yang saya beri nama “Lele Kering Sambal Ijo

Bahan yang dibutuhkan :

  1. Lele sangkuriang kering 1 buah ukuran gede. Berat kira-kira 1/2 kg
  2. Cabe ijo keriting.. (jangan cabe ijo rebonding, ga pedes). Berat kira kira 1/4 kg
  3. Minyak goreng secukupnya
  4. Bawang merah secukupnya
  5. Bawang putih sedikit saja
  6. Daun jeruk
  7. Lengkuas Seruas jari
  8. Jahe seruas jari
  9. Garam sesuai selera

Cara membuatnya :

  1. Rendam ikan lele sangkuriang kering dengan menggunakan air minum selama kira-kira 1 jam. Apabila anda tidak suka terlalu asin, rendam lebih lama lagi.  Tiriskan.
  2. Giling Jahe dan satu siung bawang putih, oleskan bumbu ke permukaan lele kira-kira 5 menit sebelum lele digoreng.
  3. Goreng lele sangkuriang kering.
  4. Giling cabe ijo (jangan terlalu halus) taburkan garam, masukkan bawang merah, bawang putih giling kasar.
  5. Goreng cabe ijo yang telah di giling kasar, api kompor jangan terlalu gede..
  6. Masukkan daun jeruk dan lengkuas yang sudah dimemarkan. aduk.
  7. Dinginkan cabe yang telah digoreng (agar lele tetap garing)
  8. Masukkan lele yang sudah di goreng, aduk..
  9. Sajikan…

Resep ini telah diuji cobakan dan hasilnya… Mmmmmhh… lamak bana.. dijamin ada bakalan “tambuah ciek”….  ^_^

Mudah bukan cara membuatnya… Ternyata lele tak melulu disuguhkan dalam bentuk pecel lele. Selamat mencoba ya… Bagi yang berminat dengan lele sangkuriang kering, untuk mengetahui cara order dan harga, silahkan klik disini.

 

Sumber :

Nina Manidar (tulisan sendiri)

Untuk menu masakan lain yang berbahan lele dapat dilihat di buku resep Aneka Masakan Dari Lele

Bakso Lele Yang Rendah Kolesterol

Bakso Lele Rendah Kolesterol

Bakso Lele Rendah Kolesterol

 

Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung baru-baru ini menciptakan bakso lele rendah kolesterol. Produk ini hasil penelitian Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) yang didanai Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Tim PKMK yang terdiri dari Ferdian, Nilafia Nilotika, Siti Aprilia dan Azul Zumajah.

Ferdian mengatakan, timnya mengajukan proposal ke Dikti untuk bidang PKMK dengan materi pemanfaatan ikan lele menjadi bakso sehat dengan penambahan labu siam. Setelah bersaing dengan ratusan proposal dari berbagai perguruan tinggi, proposal mereka lolos dan mendapatkan Rp. 6 juta untuk meneliti dan mempromosikan produk.

Menurut Ferdian, ikan merupakan sumber protein hewani yang sumber dayanya melimpah di Lampung ini, termasuk ikan lele. Namun, selama ini yang banyak diolah hanya lele berukuran kecil dan sedang menjadi pecel lele. Sedangkan lele jumbo yang berukuran cukup besar tidak diolah dengan optimal. Padahal, dari nilai gizi, lele mengandung 10% protein hewani yang sangat baik untuk ibu hamil dan anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Untuk itu, lele jumbo diolah menjadi bakso agar disenangi oleh masyarakat.

” Bakso sudah menjadi makanan favorit di masyarakat kita. Cuma, kalau makan bakso daging sapi secara berlebihan, bisa berbahaya untuk kesehatan karena kolesterolnya tinggi,” kata Ferdian.

Berbeda dengan bakso lele yang rendah kolesterol dan diolah dengan rempah alami. Campuran labu siam untuk menghilangkan bau amis dan bau lumpur pada lele juga berfungsi sebagai obat panas dalam, diabetes, dan memperlancar proses pencernaan. Bakso lele dikemas dengan plastik pasteurisasi dan dibungkus dalam kondisi vakum. Karena itu walaupun tanpa bahan pengawet, bakso ini tahan selama dua minggu bila disimpan dalam lemari pendingin. Pada suhu ruang, awet selama dua hari.

Menurut ferdian, proses pembuatan bakso lele ini cukup mudah. pertama-tama, ikan lele dibersihkan kemudian dipisahkan antara daging dan tulangnya. Labu siam dikupas dan di cuci bersih dihaluskan. Siapkan bumbu bawang merah, bawang putih, lada, jahe, dan garam. Campur lele dan bumbu serta haluskan dengan menggunakan penggiling daging atau blender. Sedikit demi sedikit tambahkan labu siam dan tepung tapioka. Selama pengeringan tambahkan batu es sedikit demi sedikit sebanyak 7%. Penambahan es batu ini untuk mempertahankan kadar protein lele tetap tinggi. Selanjutnya cetak dengan menggunakan alat pencetak bakso atau secara manual. Kemudian masukkan dalam air panas, bakso yang matang akan terapung ke permukaan. “Bakso lele ini sudah kami pomosikan ke mahasiswa dan masyarakat umum pada minggu lalu, ternyata masyarakat cukup senang dengan bakso lele ini,” kata Dia.

 

Sumber :

http://www.ciputraentrepreneurship.com/produk/inovatif/2789-bakso-lele-yang-redah-kolesterol.html

Untuk panganan lain dapat dilihat di buku resep Aneka Masakan Dari Lele

ASAL USUL LELE SANGKURIANG

Lele sangkuriang sejatinya memang merupakan keturunan lele dumbo.

a.  Lele dumbo dan penurunan kualitas

Lele dumbo masuk dan di perkenalkan ke Indonesia pada tahun 1985. Sebelumnya, masyarakat Indonesia hanya mengenal lele lokal dengan segala keterbatasan kualitas yang dimiliki jenis lele tersebut. Sejak diperkenalkan, lele dumbo langsung mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Pasalnya, jenis lele yang didatangkan dari taiwan ini mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan lele lokal, diantaranya tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit. Namun dari segi cita rasa, lele lokal masih unggul daripada lele dumbo. Lele lokal memiliki rasa yang lebih gurih dan renyah.

Kehadiran lele dumbo di Indonesia menyebabkan popularitas lele lokal meredup. Perhatian masyarakat beralih ke lele dumbo dan berangsur-angsur menurunkan minat masyarakat dalam membudidayakan lele lokal. Dalam waktu singkat lele dumbo telah menjadi primadona produk perikanan domestik.

Sebagai salah satu produk ikan hasil budidaya, selama bertahun-tahun lele dumbo menempati urutan teratas dari sisi jumlah produksi yang dihasilkan. Produksi perikanan budidaya nasional lebih dari 10%-nya berasal dari lele dumbo. Tahun 2010 ini, lele dumbo diharapkan menjadi pendongkrak produksi perikanan budidaya dengan target mencapai 38%.

Sayangnya perkembangan budidaya lele dumbo yang terbilang pesat tidak diimbangi dengan pengelolaan induk yang baik. Akibatnya, lele dumbo yang beredar di masyarakat mengalami penurunan kualitas. Indikasi nyata dari penurunan kualitas tersebut ditunjukkan dengan laju pertumbuhan ikan yang semakin lambat, semakin rentan terhadap penyakit, dan respon terhadap pakan tambahan kian menurun.

Penurunan kualitas lele dumbo diduga disebabkan oleh sering dilakukannya perkawinan sekerabat (inbreeding) dan seleksi induk yang salah. Akibatnya pemijahan yang dilakukan malah menggunakan induk yang berkualitas rendah. Akhirnya, semakin lama penurunan kualitas lele dumbo semakin tak dapat dihindari. Hal ini tak pernah disadari oleh sebagian besar pembudidaya lele dumbo yang ada.

b.  Upaya perbaikan genetik lele dumbo

Penurunan kualitas lele dumbo telah mengundang keprihatinan beberapa kalangan, seperti para pakar perikanan di Indonesia dan terutama pihak Departemen Kelautan dan Perikanan. Sebagai upaya mengembalikan kualitas lele dumbo agar mendekati kualitas ketika pertama kali didatangkan ke Indonesia, Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPAT) Sukabumi telah berhasil merekayasa genetik lele dumbo dengan melakukan silang balik (backcross).

Proses silang balik dilakukan dengan mengawinkan induk lele dumbo betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Induk betina F2 merupakan induk yang dimiliki BBPAT Sukabumi yang merupakan keturunan kedua lele dumbo yang di introduksi ke Indonesia tahun 1985. Sementara itu, induk jantan F6 merupakan keturunan dari induk betina F2, yang juga masih sediaan induk di BBPAT Sukabumi.

Upaya silang balik tersebut konon mulai dirintis sejak tahun 2000. Ternyata, upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Benih yang dihasilkan dari induk hasil silang balik tersebut terbukti unggul dan mendekati kualitas benih lele dumbo ketika awal di introduksi ke Indonesia. Selain itu, kemampuan bertelur induk dan daya tetas telur terbilang tinggi.

Singkat cerita, setelah dinyatakan berhasil, lele dumbo hasil silang balik tersebut mulai disosialisasikan dan disebarkan secara terbatas pada tahun 2002 – 2004. Penyebaran awal dipusatkan di daerah Bogor dan Yogyakarta. Ternyata, di kedua daerah tersebut keunggulan lele hasil backcross itu masih dapat di pertahankan dengan baik.

Alhasil, pada tahun 2004, lele hasil silang balik tersebut resmi di lepas secara luas oleh Departemen Kelautan dan Perikanan sebagai komoditas baru ikan lele unggul.

Lele dumbo hasil silang balik tersebut kemudian diberi nama lele sangkuriang. Konon, nama tersebut dipilih karena terinspirasi oleh cerita rakyat Jawa Barat tentang kisah asmara Sangkuriang dengan ibu kandungnya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Persilangan balik ini memang mirip dengan kisah sangkuriang, yakni induk lele betina disilangkan dengan induk jantan yang masih keturunannya.

 

Sumber :

  1. Jurus Sukses Beternak Lele Sangkuriang, Penulis Bpk. Nasrudin
Contact Us

SMS & Whatapps

0821 123 777 33
(Utk telp di luar jam kerja)

Pin BB : 7D0209D4

Marketing : Nina

e-mail :
ternaklelesangkuriang
@gmail.com

4 langkah

Empat langkah mudah memulai ternak lele sangkuriang

1. Sediakan lahan
2. Sumber air bersih
3. Modal
4. Ikuti trainingnya